WHO ARE YOU (Prologue)

Bagaimana rasanya jika kau menjadi yang terbuang? Tak diinginkan oleh orangtuamu dan diacuhkan oleh lingkungan? Itulah yang kurasakan selama ini, terlantar tanpa seorang pun peduli.

Awalnya aku menyerah karena sampai saat itu aku tidak tahu jati diriku yang sebenarnya. Tapi saat kulihat seseorang di layar televisi, aku yakin jika dia adalah kunci dari semua jawaban yang aku cari. Lalu aku semakin yakin lagi ketika aku mengetahui sebuah fakta yang sangat mengejutkanku kalau orang itu benar-benar orang yang telah membuatku menderita selama ini.

Aku membencinya, sangat membencinya.

Selama ini aku terkapar di jalanan—mengais-ngais makanan, sedangkan dia? Dia menikmati segalanya, segalanya yang seharusnya kunikmati juga.

Aku membenci segala hal tentang dirinya.

Aku tak akan tinggal diam.

Akan kuambil semua yang seharusnya jadi milikku juga.