Miinah “The Beautiful Lady” (1)

Suasana sidang hari ini jauh berbeda dari hari biasanya. Untuk tempat terpencil seperti daerah yang bernama Ullung-do, persidangan seramai ini jaranglah terjadi. Maklumlah karena kehidupan mereka yang masih tradisional, jadi mereka lebih suka mendengarkan keputusan dari kepala desa atau mungkin lebih baik mereka main hakim sendiri. Tapi itu tidak akan terjadi bagi gadis yang menjadi terdakwa kali ini.

Continue reading “Miinah “The Beautiful Lady” (1)”