Fiksi

“You don’t start out writing good stuff. You start out writing crap and thinking it’s good stuff, and then gradually you get better at it.”

Kutipan di atas bukan berasal dari mulutku sendiri, melainkan kalimat ajaib yang Octavia Butler ucapkan kepada mereka yang masih kesulitan untuk menulis; termasuk diriku juga, sang penulis amatir. Meskipun sudah kurangkai blog ini sejak 2011 silam, nyatanya rasa minder itu selalu muncul tiap kali kutelaah puluhan buku baru yang menghiasi toko-toko aktual maupun online di setiap tahunnya.

Jangan salahkan diriku pula jika kau menemukan cerita-cerita lama yang sengaja tidak kuperbaiki cara penulisannya di sini; terutama di beberapa tahun pertama. Sungguh, kadang aku terkekeh seorang diri saat bernostalgia dengan karyaku sendiri. Kusadari bahwa aku bukanlah manusia yang sempurna.

“Tiap kali kubaca kisah-kisah lama yang sudah kubuat, rasanya seolah tulisan itu menelanjangiku.

Di sini, akan kuberikan sedikit panduan sebelum kalian menjelajahi cerita-cerita yang sebagian besar berada di luar akal manusia tersebut. Mengingat diriku adalah seorang penggemar K-Pop (tentu saja tak se-alay yang kebanyakan kalian pikirkan), sebagian besar cerita yang kuungkapkan di sini merupakan bentuk fan fiction bernuansa fantasi dan misteri—dengan sentuhan romansa cinta yang lebih menjurus kepada konten Parental Guidance Suggested. Maklum saja, aku masih kesulitan mengutarakan teks yang berbunga-bunga. Can’t handle too much fluff.

Kemudian Chocholia muncul di kisaran 2014. Aku mengenalnya sejak 2012 silam, dan si kucing usil (begitulah aku menyebutnya) ini setuju untuk menjadi bagian dari blog ini. Jadi kubuat halaman khusus baginya disini.

Lantas kuubah rating blog sebelumnya menjadi kategori General. Tentu saja, hal itu berkat kisah cinta yang Chocholia sajikan, yang kadang membuatku nyaris mati menggerogoti meja atau memukul-mukul kepala saking tak kuasa membayangkan gejolak asmara yang ia salurkan dalam cerita-ceritanya. Jangan salah mengartikan ucapanku, tulisannya sungguh dipenuhi romantisme yang tak bisa kuungkapkan. Dan aku sangat mengaguminya.

Kubagi kisah-kisah yang telah terangkai ke dalam tiga bagian: cerpen (tersedia pada halaman SINGLE), rangkaian bab (pada halaman SERIES), dan juga prompts (pada halaman ALTERNATIVE). Sebelum membaca, kusarankan untuk kecewa terlebih dahulu karena kemampuan menulisku tidak seindah penyair-penyair handal yang bertebaran di situs lain seperti Wattpad, Storial, maupun Tumblr.

Jadi, selamat datang, dan selamat membaca!

Latest from the Blog

Last Signal

Sehun seketika membelalakkan mata, mengenyahkan mimpi yang terus mengusik alam bawah sadarnya sejak kesadarannya menghilang. Ia sejenak termenung, mengamati kumpulan awan di angkasa yang membentuk selimut abu yang begitu rapat.

Read More

Two Sides

Baekhyun mengerang dalam sebuah rintihan, mengusap pelipis yang masih berdenyut-denyut menghantarkan nyeri menuju saraf-saraf di kepalanya. Pandangannya yang mengabur perlahan berangsur pulih, kelopaknya berkedip lambat bersama napasnya yang pendek.

Read More

Emergency Landing

Suaranya yang rendah menderam di dalam tenggorokannya yang kering sementara jemarinya yang kotor meremas lutut, memaksanya untuk berdiri. Dagunya terangkat, memberi perintah pada kepalanya yang pening untuk mengamati sekelilingnya.

Read More