Best of All Time: NIGÓS

 

NAPAS MEREKA SALING MEMBURU MENJEMPUT KEBEBASAN yang sulit mereka raih sejak terakhir kali mereka berpindah tempat. Tubuh ketiganya jatuh berdebam menyeret pasir-pasir halus di atas tanah kering. Bahkan rintihan mereka berkeliaran bersama butiran-butiran partikel yang tersisa dari teleportasi.

Kai memaksa sepasang kakinya untuk berdiri meski sayatan panjang di bahunya membuat sebagian otaknya enggan untuk memberikan perintah. Ia memerhatikan sekelilingnya. Sehun, yang berada tak jauh darinya, tengah menyibukkan diri dengan membalut luka yang menganga di pahanya akibat gigitan galýkos yang kelaparan.

Continue reading “Best of All Time: NIGÓS”

SPY (i)

SEINGAT JEAN, POHON PINUS YANG SALING BERJAJAR RAPI DI KEDUA SISI jalan tak beraspal tersebut akan membawa siapa pun ke kaki Gunung Gyeryong saat mencapai titik terujung. Salju berjatuhan cukup lebat melewati ranting-ranting pinus, menutupi jalanan sempit yang menjadi satu-satunya penghubung menuju kota besar yang ia telah lewati satu jam lalu.

Continue reading “SPY (i)”