Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 7)

Daga di tangan kirinya digenggam kuat, mengarahkan runcing dari ujung pisau tersebut kepada puncak bukit yang menonjol di tengah kota, tepat di bawah pelupuk matanya, di antara ruang kosong pada dinding tinggi yang tercipta dari bata-bata yang telah dicat putih.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 7)”

Evidence-Free (ii)

Menjadi seorang kasir bukanlah pekerjaan yang menggairahkan. Kadang Jean hanya mampu mendesah atau menghamburkan sejumput tawa ringan saat berandalan murahan menggodanya di tengah kesunyian pelayanan drive-thru, terutama menjelang malam buta.

Continue reading “Evidence-Free (ii)”

The Guy With The Heart-Shaped Lips

Kebanyakan dari mereka menyebut Desember sebagai sebuah keindahan; salju yang menyelubungi seluruh kota menyeret persepsi mereka pada bulan yang penuh kesucian. Tiap kali kudengar omong-kosong itu, secarik senyum bodoh yang terpaut di wajahku terukir seketika.

Continue reading “The Guy With The Heart-Shaped Lips”

Pemburu Imajinasi

Setahuku sosoknya hanyalah bualan para leluhur saja.” Miel menyetir parangnya sedemikian rupa, menghentak-hentak tajamnya hingga babi di atas papan berubah menjadi potongan-potongan kecil.

Continue reading “Pemburu Imajinasi”

EXOPLANET Series: Eyes of The Undead

Sudah saatnya bagi para casté untuk membentuk keputusan mereka sendiri tanpa persetujuan dari tetua Hobb. Kai telah kembali, dan kehadiran sang Huglooms memberi sebuah misteri baru yang sulit untuk dipecahkan.

Continue reading “EXOPLANET Series: Eyes of The Undead”

V FOR VOWED (II)

Ia bertanya-tanya, sejauh mana jenuh itu mencegah kesabarannya untuk menunggu lebih lama. Sekali lagi ia menghirup udara dalam-dalam, menghitung detik di tengah hening yang semakin menyeramkan.

Continue reading “V FOR VOWED (II)”