STEP FORWARD (Chapter 02)

Alunan piano yang dimainkan oleh Seal bertajuk Kiss From A Rose menjadi pilihan Ikha kali ini. Seharian ia cukup lelah untuk berpikir. Presentasinya di kelas Human Resource Management cukup menguras otak. Mata kuliah itu sama sekali tak menarik. Maka dari itu, ia butuh ekstra tenaga untuk memahami teori Phillips Kotler dan James Stoner atau presentasinya gagal total.

Continue reading “STEP FORWARD (Chapter 02)”

STEP FORWARD “Chapter 01”

“Jadi…”

Kyuhyun menjinjitkan kaki di tengah langkah kecil menuju ayunan kayu dimana Ikha tengah memusatkan diri menatap pergerakan awan musim panas. Ia mengeluarkan suara puh pelan. Dengan salah satu kakinya yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, ia cukup kesulitan berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Continue reading “STEP FORWARD “Chapter 01””

STEP FORWARD (iii)

“One, two, three, left!”

“Berputar, pasang kuda-kuda, dan.. oh tidak. Jinyoung, tanganmu harus terlentang!”

“Ya! Sudah berapa kali kukatakan untuk berjinjit pada gerakan berikutnya, Han Sora!”

Continue reading “STEP FORWARD (iii)”

STEP FORWARD (i)

Hampir seperempat jam, ia masih memerhatikan poster selebar bahu di hadapannya bersama kedipan matanya yang lambat. Pupilnya bersinar kecokelatan, menelusuri rangkaian warna dan garis-garis biru yang mendominasi. Kuku di ujung telunjuknya yang dipolesi cat merah muda itu menekan-nekan beberapa tanda; terkadang sengaja ia mengajak jemarinya bergesekan hingga menimbulkan derit kertas yang hampir robek.

Continue reading “STEP FORWARD (i)”