Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 02”

BANGUNAN MEGAH TERSEBUT NAMPAK SEPERTI MAHKOTA dari kejauhan. Ketika sinar matahari menerpanya, pantulan cahaya membuat istana yang dihuni para penjaga wilayah Timur berkilauan seperti berlian.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 02””

Step Forward “Chapter 06”

DI DALAM RUANGAN ITU tak ada suara lain kecuali bunyi tetesan air dari selang infus yang tersambung pada salah satu punggung tangan Ikha. Suara pelan dari mesin Air Conditioner pun tak mampu mengalahkan bunyi detak dari jam dinding yang menjadi hiasan ruangan bercat putih tersebut.

Continue reading “Step Forward “Chapter 06””

Step Forward “Chapter 05”

CHEERS!”

Bunyi dentingan kaleng Cola yang beradu menjadi periuh suasana malam itu. Meski hanya ada tiga manusia saja di kabin canteen Sound Ent, rasanya tempat itu seperti berisi tujuh orang.

Continue reading “Step Forward “Chapter 05””

Step Forward “Chapter 04”

Sepasang insanitu melangkahkan kaki dengan tempo yang perlahan, menapaki jalan setapak dekat trotoar yang sengaja dibuat khusus untuk pejalan kaki. Mereka saling beradu tawa acap kali salah satu di antara keduanya menceritakan hal-hal konyol, entah tentang perilaku aneh para mentor atau tentang pengalaman lucu yang pernah mereka alami.

Continue reading “Step Forward “Chapter 04””