EXOPLANET Series: Eyes of The Undead

Sudah saatnya bagi para casté untuk membentuk keputusan mereka sendiri tanpa persetujuan dari tetua Hobb. Kai telah kembali, dan kehadiran sang Huglooms memberi sebuah misteri baru yang sulit untuk dipecahkan.

Continue reading “EXOPLANET Series: Eyes of The Undead”

EXO PLANET “Side Story”

JIKA BUKAN KARENA TITAH PARLEEMOS, ia bersumpah tak akan menjejakkan diri pada ambang ruang pusaka yang dipenuhi cetak tebal peninggalan tiap generasi.

Continue reading “EXO PLANET “Side Story””

EXO PLANET “CHAPTER 05” (REPACKAGED)

BERHARAP GADIS ITU AKAN TERJAGA, KAI MENYEBUT nama Cho Ikha berulang-ulang. Sadar bahwa cara itu hanya berakhir sia-sia, pria itu kemudian  meninggalkan ruangan bersama partikel nomenós birunya. Selang beberapa detik, ia muncul bersama dentuman keras dari tubuh Omorfos yang dibawanya.

Continue reading “EXO PLANET “CHAPTER 05” (REPACKAGED)”

EXO PLANET “CHAPTER 04” (REPACKAGED)

IKHA. CHO IKHA.” TERBATA, GADIS ITU MENJAWAB. Ia menyambut uluran tangan Luhan dengan anggun—meski setelahnya kekecewaan Cho muncul akibat jabatan si pria yang tak lebih dari dua detik.

Continue reading “EXO PLANET “CHAPTER 04” (REPACKAGED)”

EXO PLANET “Chapter 03” (REPACKAGED)

UNTUK KE SEKIAN KALI, CHO MERASAKAN TUBUHNYA seolah terhisap ke dalam lubang angin hingga memaksa setiap partikel-partikel dalam tubuhnya terpecah-belah oleh kekuatan tersebut. Baginya, teleportasi bukanlah heroin─yang mampu membuatnya ketergantungan, melainkan sebuah malapetaka, siksaan yang tiada henti.

Continue reading “EXO PLANET “Chapter 03” (REPACKAGED)”

EXOPLANET “Chapter 02” (Repackaged)

KEPULAN PARTIKEL BERWARNA BIRU MUNCUL DARI UDARA KOSONG YANG selanjutnya memadat membentuk sepasang tubuh manusia. Sekumpul pipit berparuh gagak menyebar ke segala arah, terkejut akan kehadiran mereka yang secara tiba-tiba hinggap di sana.

Continue reading “EXOPLANET “Chapter 02” (Repackaged)”