Evidence-Free (ii)

Menjadi seorang kasir bukanlah pekerjaan yang menggairahkan. Kadang Jean hanya mampu mendesah atau menghamburkan sejumput tawa ringan saat berandalan murahan menggodanya di tengah kesunyian pelayanan drive-thru, terutama menjelang malam buta.

Continue reading “Evidence-Free (ii)”

Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 6)

Semua yang hadir pada prosesi pemakaman itu menunduk hingga dagu mereka nyaris menyentuh tenggorokan; menggenggam seluruh jemari masing-masing untuk terhanyut dalam alunan lagu yang dikumandangkan pagi itu.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 6)”

Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 03”

MESKI CAHAYA MENTARI PAGI INI MENEMBUS KATUP MATANYA sejak separuh waktu lalu, Sabina masih tetap di sana; di dalam tub bersama air laut yang menyelubungi tubuhnya.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 03””

EVIDENCE-FREE (i)

KURASA REKAMAN INI CUKUP JELAS.” Pria itu berucap sama tingginya saat ia berdiri di pusat perhatian. Ibu jarinya bergerak lihai menuntun alat pengendali untuk menunjukkan potongan-potongan pada layar yang dipenuhi lingkaran merah.

Continue reading “EVIDENCE-FREE (i)”

Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 02”

BANGUNAN MEGAH TERSEBUT NAMPAK SEPERTI MAHKOTA dari kejauhan. Ketika sinar matahari menerpanya, pantulan cahaya membuat istana yang dihuni para penjaga wilayah Timur berkilauan seperti berlian.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 02””