Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 8)

Keduanya muncul di balik dinding kering nan rapuh yang terletak di pojok tersunyi, tanpa para pekerja benteng yang berlalu-lalang sambil menggerutu dan memaki upah mereka yang tak seberapa. Dan gurun aharu menyambut keduanya dengan ketidakhadiran kesejukan maupun angin segar yang bersahabat.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 8)”

Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 05”

MENGAPA PRIA YANG MENGAKU SEBAGAI MAJIKANMU ITU selalu mengawasi seolah kau adalah buruan makan malamnya?”

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 05””

Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 04”

PARA PENJAGA YANG MENGAPIT SABINA TAK MENUNJUKKAN gerakan yang menyiksa selain menusuk kesabarannya melalui ujung tombak yang nyaris bersentuhan dengan wajahnya. Hal itu cukup mengintimidasi Sabina; menakutinya.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 04””

Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 03”

MESKI CAHAYA MENTARI PAGI INI MENEMBUS KATUP MATANYA sejak separuh waktu lalu, Sabina masih tetap di sana; di dalam tub bersama air laut yang menyelubungi tubuhnya.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 03””

Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 02”

BANGUNAN MEGAH TERSEBUT NAMPAK SEPERTI MAHKOTA dari kejauhan. Ketika sinar matahari menerpanya, pantulan cahaya membuat istana yang dihuni para penjaga wilayah Timur berkilauan seperti berlian.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 02””

Mermaid “Chapter 01”

LEE HYUK JAE.

Janganlah memberanikan diri untuk menapaki wilayah Timur jika penduduk mereka menemukan ketidaktahuanmu atas nama pria tersebut. Para wanita di sana tak akan segan membuang siapapun ke dalam lubang talaças atas bentuk ketidakhormatan tersebut.

Continue reading “Mermaid “Chapter 01””