Through The Mirror

Satu, dua, tiga… kemudian tak kutemukan lagi sisa daya untuk sekedar menyentuh piringan kecil keempat yang berderet rapih di pusat chiffon pelindung tubuhku. Meski telah kuhirup wangi kamomil yang berbaur dengan rempah menyengat, nyatanya masih terasa ngilu di dalam sana; tepat di pusat titik antara sepasang alis gelapku.

Continue reading “Through The Mirror”