ONE CHANCE

Kwon Jinyong mengeratkan selimut yang membungkus keseluruhan tubuhnya. Tak ada niat yang terlintas sedikitpun di pikirannya untuk sekedar menyapa mentari pagi yang sejak tadi mengusik kedua kelopak matanya yang nampak membengkak.

Continue reading “ONE CHANCE”

Shut Up and Kiss Me

REDUP. SEPASANG KELOPAK MATA GADIS ITU MEREDUP SEIRING DETAK penghitung waktu yang melingkari pergelangan tangan kecilnya. Layar televisi flat di hadapannya masih menyala, saling berkelebat menyoroti kilasan gambar dengan begitu cepat.

Continue reading “Shut Up and Kiss Me”

Do Not Click

SUN HA KYUNG!” RYEOWOOK BERSERU TATKALA MENEMUKAN gadis itu tengah menarik keluar layar komputer portabel-nya dari sentuhan keyboard. Ia merampas paksa benda tipis tersebut sebelum Ha Kyung meletakkan ujung telunjuknya untuk menekan tombol power.

Continue reading “Do Not Click”

I AM SORRY

Hujan deras dan juga suara guntur yang saling bersahutan tidak juga meredam kerasnya suara tamparan yang diberikan Kyuhyun kepada adiknya. Cho Ikha yang saat ini masih belum juga bergeming dari posisinya semula. Bekas berwarna kemerahan masih terlihat samar diwajahnya. Ibunya pun masih terisak disudut ruangan tersebut. Ruangan yang dulu biasa dijadikan oleh mereka tempat untuk berkumpul dan berbagi kehangatan. Namun saat ini kehangatan itu sudah seakan tidak terasa lagi.

Continue reading “I AM SORRY”