Last Signal

Sehun seketika membelalakkan mata, mengenyahkan mimpi yang terus mengusik alam bawah sadarnya sejak kesadarannya menghilang. Ia sejenak termenung, mengamati kumpulan awan di angkasa yang membentuk selimut abu yang begitu rapat.

Continue reading “Last Signal”

Two Sides

Baekhyun mengerang dalam sebuah rintihan, mengusap pelipis yang masih berdenyut-denyut menghantarkan nyeri menuju saraf-saraf di kepalanya. Pandangannya yang mengabur perlahan berangsur pulih, kelopaknya berkedip lambat bersama napasnya yang pendek.

Continue reading “Two Sides”

Emergency Landing

Suaranya yang rendah menderam di dalam tenggorokannya yang kering sementara jemarinya yang kotor meremas lutut, memaksanya untuk berdiri. Dagunya terangkat, memberi perintah pada kepalanya yang pening untuk mengamati sekelilingnya.

Continue reading “Emergency Landing”

Evidence-Free (ii)

Menjadi seorang kasir bukanlah pekerjaan yang menggairahkan. Kadang Jean hanya mampu mendesah atau menghamburkan sejumput tawa ringan saat berandalan murahan menggodanya di tengah kesunyian pelayanan drive-thru, terutama menjelang malam buta.

Continue reading “Evidence-Free (ii)”