Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 8)

Keduanya muncul di balik dinding kering nan rapuh yang terletak di pojok tersunyi, tanpa para pekerja benteng yang berlalu-lalang sambil menggerutu dan memaki upah mereka yang tak seberapa. Dan gurun aharu menyambut keduanya dengan ketidakhadiran kesejukan maupun angin segar yang bersahabat.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 8)”

Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 6)

Semua yang hadir pada prosesi pemakaman itu menunduk hingga dagu mereka nyaris menyentuh tenggorokan; menggenggam seluruh jemari masing-masing untuk terhanyut dalam alunan lagu yang dikumandangkan pagi itu.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid (Chapter 6)”

Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 04”

PARA PENJAGA YANG MENGAPIT SABINA TAK MENUNJUKKAN gerakan yang menyiksa selain menusuk kesabarannya melalui ujung tombak yang nyaris bersentuhan dengan wajahnya. Hal itu cukup mengintimidasi Sabina; menakutinya.

Continue reading “Sabina Mara: The Violet Mermaid “Chapter 04””