#FROMUS

The gray materials

2011’s Ancient Documents


What are they?

Tahun pertama mencoba menulis melalui blog ini, ada banyak cerpen dan cerita-cerita lain yang (sungguh) sulit untuk dibaca tanpa mengalami rasa geli dan juga ngeri yang bersamaan. Kala itu, aku masih belajar. Jadi sengaja kusegel segala macam kekunoan itu di tempat lain. Termasuk di dalamnya adalah:

  • 13 perkamen tua, diproduksi di antara tahun 2009 – 2013.
  • 57 naskah amatir (baik dalam bentuk cerpen maupun bab)
  • 43 fan art amatir
  • Dokumen lain yang tak dapat dijelaskan dengan rinci

Why is so important?

Dokumen tertentu mengandung hal-hal sensitif karena tidak memiliki standar EYD (Ejaan Yang Benar), penuh dengan drama dan dibuat dengan maksud menghibur para gundah gulana.

Aku serius, bahkan ketika kucoba untuk mengenang masa lalu dengan membaca kembali satu per satu, yang dapat kulakukan hanyalah mengucap nama Tuhanku beribu kali.

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

What’s the next step?

Untuk mencegah penyakit di mana Anda akan mengalami gejala mual, anger issues, dan mudah tersinggung, aku sengaja melindungi Anda dengan mengunci cerita-cerita tersebut dengan kode khusus.

Jika Anda masih penasaran, perlu diketahui bahwa aku tidak bertanggung jawab atas gejala-gejala di atas. Terms & Conditions are applied.


THAT SHOULD BE ME


A cringe-worthy one, causing feelings of embarrassment and awkwardness.

TARGET: KEKASIHNYA


Ketika kau mencoba untuk menggoda kekasihmu sendiri.

TOO MUCH TO HANDLE


Ini adalah akibat dari terlalu banyak menonton Korean drama. Good luck!

LOOK AT ME


Sesungguhnya, tidak, tidak, tidak. Jangan melihat padaku. Cerita ini terlalu banyak bualan tak bermakna.

OH, MY GOD!


Kala itu alam bawah sadarku memper-mainkanku. An upgrade version of Too Much Too Handle.

AND IT HURTS


Sangat menyakitkan membaca cerita yang satu ini! Bagaimana mungkin kubuat patah hati menjadi drama tak berujung?

ROMANTIC


Cause you are my sun, my moon… Baiklah, sebaiknya aku berhenti bernyanyi. Lagu ini sungguh romantis, tapi ceritaku tidak.

YOU’RE WRONG


Kumenangkan writing contest saat itu dengan cerita ini. Aku bangga, tentu saja, tapi mengapa ceritanya ini begitu tragis?

ANSWER MY CALL


He left with someone else but still kept his thumb dialing my number. Or text. Or call again. Or text again.